Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Makale,LEKATNEWS --  Pelaksana Proyek  pekerjaan lanjutan  segmen 2 dan segmen 3 Pembangunan Bandar Udara Buntu Kunik (BBK) di Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja,yang sumber dananya dari APBN  serta pekerjaan tambahan lainya yang yang dibiayai APBD Provinsi Sulsel di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja

Menunggak retribusi galian C ,senilai milyaran rupiah  kepada Pemkab Tana Toraja,saat dihubungi melalui  telepon seluler,Senin (23/12/2019) 

Drs.Meyer Dengen,Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tana Toraja membenarkan hal tersebut.

"Retribusi galian C yang harus dibayarkan pihak pelaksana proyek BBK  cukup besar, kalau di nominalkan tunggakan retribusi galain C  bisa milyaran rupiah".ungkap Meyer.


Ilustrasi

Meyer menambahkan,sudah beberapa kali PPK dan pihak pelaksana proyek BBK,di ingatkan untuk menyelesaikan kewajibanya membayar retribusi galian C ,baik melalui surat maupun secara lisan.Untuk segera menyelesaikan tunggakan retribusi galian C ,yang jadi kewajiban mereka,ujar Meyer.

Menurut Meyer,PPK proyek BBK, Anas Labakara pernah mengirimkan surat kepada Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) Tana Toraja,PPK mengatakan galian C yang dipergunakan,bukan  galian C yang berasal dari Tana Toraja.

Hingga berita ini ditulis, PPK Bandara Buntu Kunik,belum juga melampirkan bukti yang valid ,bahwa material galian C yang dipergunakan pada proyek BBK tersebut memang bukan berasal dari Kabupaten Tana Toraja, tutup Meyer.(TB)

About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top