Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Bimtek Peningkatan Kompetensi Manajerial, Supervisi, dan Kewirausahaan Kepala Sekolah MKKS SMP Kab. Tana Toraja Dibuka Resmi Kadis Pendidikan Tana Toraja


Makale, LEKATNEWS.COM -- Kadis Pendidikan Tana Toraja, Anthon Toding membuka dengan resmi Bimtek Peningkatan Kompetensi Manajerial, Supervisi, dan Kewirausahaan Kepala Sekolah MKKS SMP Kab. Tana Toraja, Rabu 4 Maret 2020 di ballroom Hotel Sahid Toraja, Mengkendek.

Bimtek yang direncanakan selesai hingga tanggal 7 Maret ini dihadiri 145 peserta yang berasal dari 88 SMP di Kab. Tana Toraja. Para peserta dari unsur kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.

Ketua Panitia Bimtek, Soca Rini melaporkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memantapkan peran kepala dan unsur pendidik dalam menghasilkan: pemahaman kepala sekolah terhadap program inovasi Jangan Biarkan Rakyatku Bodoh, keterampilan kepala sekolah dalam penyusunan dan pengembangan Buku 1 (kurikulum), cakap dalam menyusun sistem administrasi sekolah, mampu merancang program kerja kompetensi kewirausahaan dan analisis rapor mutu, profesional dalam penyusunan RPP Merdeka Belajar, mampu melaksanakan supervisi bagi pendidik dan non kependidikan yang ada dalam sekolahnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua MKKS SMP, Alexsander ikut mengungkapkan beberapa temuan dari pengawas SMP tentang lemahnya reviuw terhadap dokumen 1 (buku 1) yang seharusnya diperbaharui setiap tahun, lemahnya supervisi, belum terwujudnya RPP Merdeka Belajar, serta masih kurangnya inovasi menjadi permasalahan yang harus dipecahkan pada pelaksanaan bimtek yang keseluruhan biaya penyelenggaraannya dibebankan dari BOS reguler.

Dukungan kegiatan datang dari Kadis Pendidikan, Anthon Toding yang berharap kepala sekolah tidak gaptek dan melalui bimtek para kepala sekolah mampu memanfaatkan waktu dengan seoptimal mungkin dan dengan fisik yang prima memusatkan perhatian terhadap keseluruhan materi.  Tambahnya, "Kemerdekaan dalam mengajar juga menuntut kemampuan kepala sekolah untuk menguasai assesment kompetensi minimal dan survey karakter."

Sebelum membuka acara, Anthon kembali menegaskan tidak akan mentolerir peserta yang meninggalkan tempat seminar selama kegiatan berlangsung yakni dengan tidak menandatangani sertivikat kegiatan, kecuali jika ada urusan urgen yang tidak dapat ditunda lagi.

Bimtek diawali dengan pemaparan materi berjudul "Kebijakan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja tentang Program Inovasi Pendidikan." Ketua FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) ini menekankan pentingnya peserta bimtek memahami implementasi tiga perekat dimensi strategis yang mencakup: getaran sukma Illahi, sentuhan peduli sesama, dan damai Toraja, serta implementasi dari 3 pilar pembangunan: jangan biarkan rakyatku sakit, jangan biarkan rakyatku lapar, dan terutama jangan biarkan rakyatku bodoh - ke dalam perencanaan kurikulum di setiap sekolah yang termuat pada buku dokumen 1 serta pada praktek pendidikan sehingga tercipta harmonisasi untuk mencapai sasaran utama yaitu tercapainya karakter spiritual dan karakter berbudaya, serta tercapainya peningkatan kualitas pendidikan dan taraf kependidikan.

Catatan penting dari Kadis Pendidikan Tana Toraja kepada para kepala sekolah yang hadir terkait hasil UNBK 2019 agar prestasi yang diperoleh tahun lalu itu di mana Tana Toraja menempati urutan ke-4 dari 24 kabupaten dapat mempertahankan prestasi tersebut kembali di tahun 2020. Anthon berharap Tana Toraja khusus jenjang SMP tetap berada di 10 besar terbaik sulawesi selatan. Kekhawatiran kadis tersebut adalah wajar sebagai dorongan untuk para kepala sekolah agar serius berjuang meningkatkan kualitas belajar di lingkungan sekolah masing-masing.

Kontributor: Sumartoyo

About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top