Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Tator, LEKATNEWS.COM -- "Terima kasih,Pak Dokter" itulah kata yang terucap dari Direktur LSM LEKAT, usai menerima informasi berupa laporan dari Direktur RSUD Lakipadada, Kamis (26/3/2020), pukul 21.25 wita.

" Hasil pemeriksaan PCR yg dikirim ke BBLK Makassar terhadap 2 orang pasien PDP yg kami rawat di ruang infection centre RSUD Lakipadada Tana Toraja dinyatakan Negatif atau tidak mengidap Covid-19 " tulis dr Safari Daniel Mangopo,M.Kes,Sp.B.

Namun kita semua merasa kaget, lanjutnya karena pada hari Kamis 26 Maret 2020, Kota Makassar dinyatakan sebagai "Zona Merah" atau sebagai daerah transmisi lokal Covid-19.

Dengan demikian daerah-daerah lainnya di Provinsi Sul-Sel sangat rawan utk menjadi daerah endemis berikutnya, masih Direktur RSUD Lakipadada.

"Sehingga mobilasasi warga dari Kota Makassar ke Toraja dan sebaliknya seharusnya dihentikan" dr Safari menyarankan.

Dampak lainnya bagi kita di Toraja dengan penetapan zona merah di Makassar adalah meningkatnya risiko orang menjadi ODP dan juga meningkatnya risiko ODP menjadi PDP, terangnya.

Lanjut dr. Safari, Bila hal ini sudah ada di depan mata, maka tentu akan menguras energi yang banyak dari kita semua.

Kekuatiran ini menjadi besar tatkala masyarakat masih banyak yg tidak patuh menjalankan physical distancing dengan masih banyak orang yg beraktifitas di luar rumah.

Lebih lanjut menurutnya, Selain itu kita juga sangat kuatir karena data penderita Covid-19 di Indonesia yg meninggal masih cukup tinggi.

"Sangat diharapkan kesadaran kita untuk tidak keluar rumah bila urusan tidak urgen, dan bila kita berasal dari kota Makassar beberapa waktu lalu atau hari-hari mendatang untuk tegas dan disiplin melakukan isolasi mandiri di rumah bila tidak ada keluhan batuk, flu, demam, dan bila ada keluhan tersebut segera menghubungi petugas puskesmas terdekat utk dilakukan pemeriksaan. Kiranya Tuhan menguatkan dan menyertai kita dalam menghentikan penularan Covid-19 di Toraja. Salam sehat, tetap di rumah saja.🙏 " dr. Safari menyarankan.

Bedasarkan semua penjelasan tersebut, masyarakat tentunya berharap sikap tegas dari Pemerintah daerah terhadap mobilisasi warga seperti disarankan dr.Safari Direktur RSUD Lakipadada (Rumah Sakit Rujukan Covid-19).

Sekali lagi, terima kasih pak Direktur, informasi yang gamblang dan secara media, kemungkinan yang bakal terjadi seandainya kita lengah dan panik menghadapi situasi ini, ungkap Ferryanto Belopadang Direktur LSM LEKAT.

"Sejak awal saya sudah sampaikan, utamnya di perbatasan empat pintu masuk dari dan ke Kabupaten Tana Toraja harus ditegaskan pengamanan potensi Covid-19" ungkapnya mengingatkan.

"Kita tunggu besok, atau kapanpun Sikap Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terkait laporan dan informasi Direktur RSUD Lakadada sebagai seorang ahli medis"harapnya.

Namunpun demikian ungkap Ryan, seandainya mobilisasi warga tak terhindarkan, "Satgas Covid-19 Tana Toraja harus tegas men-screening warga pelintas batas, tegas Ryan.

"Jikalau ada yang ditemukan ciri-ciri awal berpotensi Covid-19, segeralah dibantu membawa ke RSUD Lakipadada, untuk discreening dan post screening dalam perawatan sesuai prosedur"harapnya.(*)


About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top