Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5


Tator, LEKATNEWS.COM -- Virus Corona dengan istilah Covid-19 menjadi momok paling mengerikan saat ini di dunia. Tingkat penyebaran yang sangat tinggi menjadikan virus ini paling ditakuti.

Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sangat serius dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di daerah ini. Satgas dibentuk, relawan kemanusiaan bergabung dan pemberitaan resmi pemkab melalui informasi satu pintu.

Informasi satu pintu ditetapkan, dimana Kadis Kominfo selaku pengendali Humas Satgas Covid-19. Sementara Ketua Tim Satgas langsung dibawah komando Bupati Tana Toraja. Bahkan sekretariat di tempatkan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Tana Toraja, Jalan Pasangrahan no 1 Makale.

Garda terdepan penanganan secara medis dipercayakan Direktur RSUD Lakipadada, dr.Safari Mangopo,Sp.B.

Saat ini RSUD Lakipadada sebagai Rumah Sakit Rujukan Covid-19 tengah menangani pasien 2 orang untuk penanganan Covid-19 pada ruang khusus (isolasi).

Menurut Safari, Manajemen RSUD Lakipadada menerapkan screening ketat atas penerimaan pasien yang akan ditangani harus jelas analisisnya.

Berangkat dari kesiapan penanganan di Lakipadada, saat ini 12 ruangan tersedia untuk penanganan pasien isolasi dan memungkinkan penanganan 24 pasien.

Tidak hanya itu, APD sebagai prosedur sudah siap. Pada awalnya, kami menggunakan alat seadanya,. yang penting aman, karena sumpah kami sebagai dokter harus menyelamatkan jiwa pasien.



Bahkan saat ini, lanjut Safari, kami melengkapi diri dengan alat basuh tangan, dibeberapa titik. Tidak hanya itu, kami juga sudah membuat Corona Chambers untuk desinfektan di rumah sakit. Ini kami rakit sendiri dan sesuai dengan fungsi untuk desinfektan.

Hal itu diungkap dr Safari saat menerima kunjungan Anggota DPRD Sulawesi Selatan Ir.John Rende Mangontan, Direktur ditemani Beatriks Marendeng,Rabu S.Farm. Apt, (25/3/2020).

Setelah menanyakan beberapa hal teknis dan manajemen pengelolaan rumah sakit dalam penanganan pasien Covid-19, bahkan meninjau gedung perawatan isolasi dari jarak yang diijinkan, John Rende Mangontan, akhirnya mengakui kesiapan  RSUD LAKIPADADA sebagai Rumah Sakit Rujukan, bahkan JRM bersedia membantu engusulan pengadaan Alat City Scan untuk kelancaran tugas dan fungsi pelayanan.

Dr. Safari juga menjelaskan sesuai standar Kemenkes, kami sudah memiliki lebih dari syarat yang diberikan, kami bahkan punya  205 bed dari 200 yang disyaratkan untuk Rumah Sakit Kelas B.,aku dr.Safari.

"Jadi tolong diluruskan pemberitaan, kalaupun kami menangani pasien rujuk covid-19 itu akan, karena dalam ruang isolasi yang standar dan peralatan isolasi yang memadai"harapnya.

"Kami rasa RSUD Lakipadada paling aman dalam penanganan Covid-19 dan pasien lainnya"tutup Direktur.(FB)

About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top