Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Makale, LEKATNEWS.COM -- Keseharian para pekerja di bidang kesehatan, utamanya Perawat adalah yang paling beresiko tinggi terhadap penularan segala macam virus dan patogen lainnya.

Tidak hanya itu, para Bidan, yang bersentuhan langsung dengan pasien, tetapi umumnya bidan akan menangani pasien pra-melahirkan. Di banyak kondisi, pasien ini umumnya sehat, namun yidak tertutip kemungkin kontak fisik juga beresiko tinggi.

Dokter, namun biasanya tugas utama dokter hanya sebatas diagnosa, masih harus dibantu perawat utk penanganan.

Kini, dengan merebaknya Viruc Covid-19, dirasakan lebih berbahaya issue dan informasi berlebihan ketimbang dampak sesujgguhnya.

Pada para pekerja medis, seharusnya diberi perhatian khusus dan tambahan alat pendukung sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Termasuk pemberian hak mereka terhadap jasa pelayanan yang telah mereka lakukan.

Pemerintah harus dapat memberikan insentif khusus terhadap pekerja media yang beresiko tinggi terhadap Virus menakutkan sekelas Corona.

Mereka beresiko tinggi, bahkan dapat menjadi medium bagi kerentanan kesehatan keluarganya dan orang sehat lain disekitarnya, sebut Ferryanto Belopadang Direktur LSM LEKAT.

Bagi Ryan, sebutan nama akrab bagi sang Direktur LSM LEKAT, sepatutnya virus Covid-19 diinformasikan oleh Lembaga ataupun pihak berwenang yang memang ahli dalam mendeteksi anatomi Virus Corona yang "merongrong" psikis ketimbang fisik.

Pasca kunjungan Menhub Budi Karya di Toraja, sekaitan Kunjungan Kerja (Kunker) di Bandara Baru Tana Toraja, Jumat (28/2/2020), dan pemberitaan Budi Karya Sumadi dalam perawatan medis, bahkan dikatakan Positif, sebaiknya kita lebih bijak memahami.

"Yang utama kita Doakan Bapak Budi Karya Sumadi lekas pulih dalam perawatan" harap Ryan, yang juga Ketua DPC IWO (Ikatan Wartawan Online) Toraja.

Lewat kesempatan ini, sambung Ryan menghimbau semua pihak untuk bijaksana dalam menyikapi kondisi yang berkembang sekarang ini, jangan bahkan saling menakuti terkait foto dengan Menhub kala itu.

"Senyum khas Pak Menhub kala itu jelas tidak dalam kondisi SAKIT, ketahanan tubuhnya dapa5 berkurang karena beban tugasnya"tegas Ryan.

"Corona memang menakutkan, namun Coropos (keropos) psikis jauh pebih membahayakan, seperti yang diungkapkan Bupati Tana Toraja sampai terpeleset karena kaget, ada laporan Corona"urainya.(Litbang)




About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top