Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5


(dok: ist)

Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Impian mendatangkan pesawat yang mampu melayani transportasi udara demi menunjang Pariwisata yang selama ini terkendala oleh jaraj tempu yang memakan waktu hingga 8 jam dari Makassar, terjawab sudah. 

Dimulai saat Keberhasilan pendaratan pesawat ATR-72 600 milik Maskapai Penerbangan Wings Air adalah momentun sejarah yang dimiliki Pemerintahan Ir.Nicodemus Biringkanae selaku Bupati dan Victor Datuan Batara, SH selaku Wakil Bupati Tana Toraja, Kamis (20/8/2020).

Berita terkait:
https://www.lekatnews.com/2020/08/lekat-kerja-keras-pemkab-tator.html

Entah siapa yang menginginkan tanggal 20, bulan 8 dan bilangan tahun 20 di deretan tahun 2000-an, angka yang unik dan sakral?

Biarlah terjawab nantinya, yang pasti pesawat ATR-72 600 milik Maskapai penerbangan Wings Air sudah berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Toraja, Kamis (20/8/20).


Gubernur Sul-Sel Prof Nurdin Abdullah Saat turun dari Helikopter (dok: ist)
Ditambah kegembiraan hari ini, kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah meninjau kesiapan peresmian Bandara Toraja (Nama Proyek Pembangunan Bandara Buntu Kunik) oleh Presiden RI H Joko Widodo.

Bahkan Gubernur Sulawesi Selatan menelorkan 32 M untuk kelanjutan pekerjaan Jalan Akses Bandara Toraja, suatu perhatian yang luar biasa, tentunya.

Seperti pula Gubernur sebelumnya, Dr.H.Syahrul Yasin Limpo,SH,M.Si,MH yang kini menjabat Menteri Pertanian (Mentan) RI, sangat konsisten dalam pembangunan BBK. Dengan taglinenya " Jangan Mati Sebelum Ke Toraja" dirinya ingin menggambarkan keindahan Pesona Alam dan Adat Budaya Toraja, apalagi didukung transportasi udara yang representatif.


Ekspresi Bupati Ir.Nicodemus Biringkanae (dok: ist)
Tidaklah "Tercela" jika seorang Bupati sebagai orang nomor satu di Bumi Lakipadada "Merendahkan diri untuk menyambut seorang Gubernur yang begitu peduli dengan keberlanjutan penyelesaian Pembangunan Bandara Toraja. Hal itu diungkapkan Direktur LSM LEKAT, Ferryanto Belopadang di Markas LEKAT, Makale, Senin (24/8/2020).

Bahkan menurutnya, penantian panjang kehadiran transportasi udara yang representatif, tentunya akan sangat menunjang kelangsungan Kepariwisataan di Toraja. Kendala jarak tempuh via darat terjawab sudah, ucap Ferryanto Belopadang yang rupanya juga tahu banyak tentang progres pembangunan proyek BBK yang akan diresmikan menjadi Bandara Toraja.


"Ekspresi posisi jongkok yang ramai diperbincangkan di berbagai media-sosial, itu adalah ekspresi kegembiraan seorang Bupati, sosok Nicodemus Biringkanae yang sangat ingin pesawat bisa segera melayani transportasi udara via Bandara Toraja" lanjut Ferryanto Belopadang.

Dirinya mengaku beberapa waktu yang lalu sempat berdiskusi dengan Bupati Nicodemus Biringkanae dan mendengar keinginan kuat Bupati untuk bisa melihat pesawat di Bandara Toraja.

"Kasian, Bupati sempat sempoyongan karena jongkok, namun dengan sigap Wabup Victor datuan Batara,SH mengapit beliau dan dirangkul erat oleh Gubernur, Luar Biasa, kita patut terharu, bukannya malah memojokkan" seru Ferryanto Belopadang yang saat ini masih menjabat Ketua PD IWO Toraja Raya.(TIM)



About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top