Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

MR Patila ( Mengenakan Sarung Merah)
Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Penyitaan Tanah Mapongka yang termasuk dalam wilayah Adat Tampo, yang telah dilakukan oleh Tim Penyidik Kejati Sul-Sel disesalkan banyak pihak. Penyitaan Tanah dan bahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang sebelumnya diberitakan media yang meliput kegiatan penyitaan tersebut, bahkan juga ada diberitakan yang menyerahkan sendiri, waouw.

Hari ini 10 hari sejak tindakan penyitaan oleh Tim Kejati Sul-Sel dalam Kasus Tanah Mapongka dengan penerapan UU Tipikor, baru hari ini bertepatan Peringatan HUT Proklamasi Ke- 75 RI, Senin (17/8/2020).

Ditemui di kediaman kerabatnya, MR Patila, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat di Mengkendek merasa heran dengan menyaksikan kejadian penyerahan Surat Berita Acara Penyitaan.

Terkait penyitaan Tanah Mapongka, dirinya mengaku sangat tahu tentang Asal-Usul Tanah Mapongka, bahkan Situs Budaya dan Situs Ritual Adat ada dalam kawasan Mapongka yang diklaim Kehutanan, sebutnya.

Dulunya saat dihutankan, beberapa luasan diambil dari masing-masing wilayah, bahkan ditambahkan untuk memenuhi persyaratanc luas kawasan, lanjut mantan Anggota DPRD Tana Toraja, MR Patila.

Itu Tanah leluhur kami, kami mewarisi secara turun-temurun, bahkan menunjuk beberapa situs Adat dan Budaya leluhurnya dan prosesi Aluk Todolo ( Kepercayaan Leluhur Suku Toraja) masih ada dan masih dilakukan hingga saat ini, tegas Patila.

"Bapak Presiden Jokowi selalu menyerahkan ribuan Sertifikat di berbagai kesempatan, ini kami sudah punya Sertifikat malah disita"kesal Patila dengan mimik khasnya.(TIM)






  

About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top