Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5


Oleh: Ferryanto Belopadang

Mengenal dan Dikenal, itulah rumus "Empiris" dalam bingkai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Di kabupaten Tana Toraja yang berdiri sejak tahun 1957, Kabupaten Tana Toraja telah dimekarkan dan terbentuklah Kabupaten Toraja Utara melalui UU NO. 28, LN. 2008/NO. 101, TLN. NO. 4874, LL SETNEG : 23 HLM. Tinggallah Kabupaten tana Toraja dengan 19 Kecamatan.

Kini, setelah memenangkan Pilkada tahun 2015, Pemerintahan Tana Toraja dengan Ir Nicodemus Biringkanae sebagai Bupati dan Victor Datuan Batara,SH sebagai Wakil Bupati, berhasil mempertahankan keklangsung pemerintahan walaupun diterpa "Badai Politik" yang terus menerpanya hingga menjelang Penetapan KPUD Tana Toraja menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Nico-Victor, dimana NiVi 2 sebagai akronimnya.


Sesuai Jadwal Tahapan Pilkada, 9 Desember 2020, tepatlah 5 tahun kemenangan NiVi di Pilkada 2015.

Sesuai judul, Mengintip Kekuatan NiVi 2 Di Pilkada Tana Toraja 2020, Ibarat "Silopak Papa Tallang" tidaklah berlebihan jika penulis berupaya mengungkapkan hal itu, masyarakat butuh informasi yang BAIK dan BENAR, Tentunya.


Diibaratkan "Silopak Papa Tallang" adalah susunan/Tatanan Atap Rumah Adat Toraja yang terbuat dari Bambu (Tallang- Bahasa Toraja), saling melindungi,menutupi, sehingga aliran air hujan yang mengenai atap rumah toraja tidak menembus ke ruang bagian dalam. 

Orang Toraja, sejak dahulu kala sangat mencintai Pemimpinnya. Orang Toraja memegang teguh "Basse" atau Sumpah kepada Pemimpinnya, sehingga terciptalah Pemerintahan (Adat) yang kuat demi melindungi masyarakatnya dalam wilayah Adatnya.

Bahkan Orang Toraja sangat menghormati dan menyayangi Pemimpinnya, bahkan kerabat keluarganya. Itulah yang menjadikan Toraja terpandang di mata dunia. Kearifan Adat dan Budaya Toraja pun masih terpelihara hingga kini, bahkan "Terlalu Kuat Untuk Dicabik oleh Pilkada Sekalipun".


Kembali ke Nivi, sosok Ir Nicodemus Biringkanae, adalah sosok yang selalu ingin mendengarkan keluhan masyarakatnya, bahkan tak jarang dibeberapa kegiatan menyempatkan dirinya tinggal bersama masyarakat yang di sebutnya "Rakyat-Ku". Banyak keluhan, masukan dan bahkan kritik sekalipun ditampungnya, diolah dengan penuh kebijakan dan kewenangan yang dimilikinya. 

Suatu waktu penulis berkesempatan mengunjungi kediaman orang tua Nicodemus Biringkanae di Parappo, suasana penuh kekerabatan dengan kerabat dan keluarganya yang datang memberikan support dan dukungan, bahkan tidak kurang masih memberikan pengaduan kondisi kampongnya yang masih butuh perhatian sentuhan pembangunan, infrastruktur utamanya.

SANGMANE, sapaan yang dalam bagi siapa saja yang berkesempatan ditemuinya, kelembutan bahasa terkadang mengalunkan "Puisi" yang entah dari mana dan kapan dirangkainya, ibarat seorang Seniman. Hal itu yang terkadang membuat orang yang berhadapan dengannya, lebih banyak merenungi kembali makna dan arti kehidupan yang dijalani.

"Tidak ingin menjawab issue secara terbuka" itulah yang terkadang membuat para awak media, getar-getir memburu klarifikasinya terhadap beberapa pemberitaan yang hangat. Tidak mau berolemik yang bisa berakibat fatal selalu dihindarinya.

"Diantara Hatimu Hatiku" tembang kenangan yang sangat dinikmatinya.

"Mengurai Kebekuan, Merajut Kebersamaan" Nicodemus Biringkanae.


Lain Nico, lain Victor, sosok Victor Datuan Batara,SH adalah sosok yang Perfeksionis, Responsif dan Murah Hati. Namun jangan salah, jika dirinya melihat sesuatu yang tidak pada tempatnya, dirinya tidak segan-segan menegur bahkan membentak sekalipun. Namun, jika orang yang ditegurnya mengakui kealpaan dan menyadari, bahkan berupaya memperbaiki, emosional itu bahkan reda sedalam lautan. Tidak pendendam, ungkap banyak orang, itulah yang menjadi kepribadiannya, yang lugas, tidak berupaya menyembunyikan perasaan hatinya.

Bahkan terkadang, komunitasnya sendiri terkadang bingung dengan keterbukaan komunikasinya, dengan siapapun. Bahkan terlihat di beberapa kesempatan dirinya terlihat menatap dalam layar HP untuk menjawab informasi yang masuk, Responsif.

"Jangan Kau Salah Menilaiku" adalah lagu pavoritnya. 

"Indah Pada Waktunya" prinsip VDB menatap kehidupan ini. Sungguh Luar Biasa.

Hampir 5 tahun, tepatnya 9 Desember 2020 adalah tepat 5 tahun kemenangan NiVi di Pilkada 2015 yang "Bombastis".

"Silopak Papa Tallang", 2 perbedaan menyatu, itulah "Inti Kekuatan" NiVi selama ini, bahkan saat NiVi 2 mendaftarkan diri dan ditetapkan sebagai Pasangan Calon, itulah itulah kekuatan NiVi 2 Di Pilkada Tana Toraja.

"SERULING ANAK GEMBALA dipadu DAWAIAN GITAR ANAK KOTA" NiVi 2 di Pilkada Tana Toraja 2020.(2/10/2020)



Penulis adalah Direktur LSM LEKAT.









About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top