Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Makale, LEKATNEWS -- Kota Makale sebagai cerminan wajah Kabupaten Tana Toraja. Kota Makale semakin diperindah setiap tahunnya, bahkan bermilyar-milyar "Uang Rakyat" digelontorkan demi menciptakan wajah indah kota Makale.

Namun, niat itu akan terhalang oleh penataan kota yang asal-asalan, walaupun tidak sedikit kondisi ini diperankan masyarakat sendiri.

Kehadiran Truk Pengangkut Barang (Ekspedisi) yang selalu membongkar muat pada jam sibuk, bahkan parkir seharian di Jalan Pelita seperti yang terlihat, Kamis (6/2/2020).

Penjajah buah dari luar kota, mengitari sekitar areal pasar seni, mungkin nantinya berganti nama "Pasar Buah".



Lebih parah lagi, jalur lingkar dalam area Pasar Makale, yang selama ini dipakai penjajah sayuran dari kampung-kampung, kini telah dibenahi, dicor, namun dijadikan "Garasi Terpanjang" bahkan Mobil-mobil terbungkus kelihatan di pagi hari.

Marthen, yang melintas di Pasar Makale, mengungkapkan rasa prihatin akan kondisi ini."Lebih baik dulu, Indo' pa'baka (Ibu dengan memikul keranjang khas Toraja) berjejeran menjajakan sayur dagangannya, kini mereka tergusur, namun tempat mereia jualan hanya dijadikan "Parkir Abadi" dan "Garasi Gratis", untuk siapa?

Termasuk pemasangan "Ban Bekas" dibadan jalan depan "Galampang" (Lods) sangat mengganggu pengguna jalan.

Seharusnya disinilah peran Pemerintah Kabupaten melindungi waeganya yang punya daya usaha, Ungkap Direktur LSM LEKAT yang juga pemilik Media LEKAT NEWS.

Aktifitas "Pa'balili Bai" yang melakukan transaksi diatas mobil, juga menghambat arus di Pasar Makale.

Camat Makale, Dinas Perhubungan, Sat Pol-PP, Dispenda, segera turun tangan. Rawan Kebocoran Retribusi. (*)


About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top