Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Sudah lebih sebulan siswa-siswi diliburkan, dan proses belajar dialihkan ke rumah, tetap dalam pantuan Guru dan tugas Kepala Sekolah untuk mengawasi proses itu. Sejak Surat Edaran (SE) Bupati Tana Toraja tertanggal 16 Maret 2020. Dan diperbaharui dengan SE tertanggal 29 April 2020.

Namun, ada yang tidak terpuji dilakukan oknum warga di belahan Barat Kabupaten Tana Toraja. Wilayah yang selalu didengungkan Ketua DPRD Tana Toraja, Masanda. Wilayah terluar yang berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Barat, selalu mendapatkan perhatian lebih dan porsi dalam pembangunan.

Siswa diliburkan, KERBAU di-SEKOLAH-kan, mungkin ini agak menyakitkan hati, namun terjadi di Kecamatan Masanda.

Di salah satu Sekolah Dasar (SD) kini beralih fungsi sebagai "Sekolah Kerbau", menyakitkan!!!

Tidak dalil apapun yang bisa dipakai sebagai pembenaran untuk kelakuan tersebut.

Bangunan jadi kotor dan jorok, dari sisi kesehatan apalagi, Sungguh terlalu.

Pantaskah, sebuah bangunan yang dibiayai oleh keringat rakyat Tana Toraja, dibiarkan rusak oleh ulah oknum tertentu? Mungkin karena jauh dari pengawasan pihak terkait, itulah yang disampaikan Ferryanto Belopadang, Direktur LSM LEKAT ditemui di Makale, Rabu (29/4/2020).

"Kepala Sekolahnya harus di-COPOT, kalau perlu CAMAT diganti" kesalnya.

Saat akan dikonfirmasi, Kadisdiknas Tator dari balik telepon selulernya berbisik, Lagi Monev di Bongkar.(Red)


About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top