![]() |
| Tongkonan Dulang, Lembang Marinding Kecamatan Mengkendek |
Begitulah penulis menyebutnya, betapa tidak?
Dalam suatu kawasan yang diklaim kehutanan terkadang terdapat situs Budaya tertentu dan bahkan didiami penduduk lokal secara turun-temurun.
![]() |
| Liangna (Kuburan Batu) Tobo' |
Simak videonya:
Tak kalah garangnya, Sismay Eliata Tulungallo yang lebih akrab disapa Pong Hera, menyebutkan bahwa masyarakat yang memotong 1 batang pinus saja ditangkapi pihak Kehutanan, sedangkan eskavator sebesar rumah sudah berbulan-bulan di lokasi Mapongka tidak dihentikan, karena memiliki alas hak yang kuat. Diungkapkan saat ditemui di Mengkendek, Minggu (7/6/2020).
Walaupun keluhan Ka KPH Saddang 1, Cornelia Paerunan saat RDP, dengan beberapa kali menegur menurutnya, tetap tidak diindahkan.
Telusur punya telusur, Tim Redaksi LEKATNEWS.COM, menemui Sismay Eliata Tulungallo di Tongkonan Dulang Marinding, mendapat penjelasan lebih detail.
Bahkan, diajak Menelusuri Jejak Tapak Leluhur Penguasa Di Mapongka, bahkan Tampo kala dahulu kala.
Simak videonya:
Masih Sismay, dirinya bersama 12 Pemangku Adat dari 12 Tongkonan dalam Wilayah Adat Marinding, 10 Pemangku Adat dari Wilayah Adat Tampo, dan juga 12 Pemangku Adat dari Wilayah Adat Sillanan, besok (Rabu,17 Juni 2020) akan menggelar Kombongan (Pertemuan Adat) di Tongkonan Rante Tampo membahas masalah Mapongka, bahkan akan dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sul-Sel dan DPR-RI.
"Tolong disampaikan adik-adik Pewarta (Wartawan) untuk bisa hadir meliput dan mendengar kisah kesejarahan Kesatria Pemberani Tobo selaku Penguasa di wilayah Mapongka kala itu"harapnya.(FB)

