Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Maraknya Penyakit Sosial, Ketua Harian Dewan Adat Toraja Angkat Bicara

Senin, 06 Juli 2020 | 20:07 WIB | 0 Views Last Updated 2020-07-06T12:07:58Z
Sismay Eliata Tulungallo Saat Menerima Kunjungan Kapolres Tator
di Tongkonan Dulang Lembang Marinding
Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Salah satu sebab maraknya berbagai jenis penyakit sosial di tengah masyarakat Toraja seperti , narkoba,judi, minuman keras, prostitusi, kumpul kebo, pencabulan dan lain sebagainya dikarenakan minimnya peran yang di berikan Pemerintah dan Gereja terhadap Lembaga Adat, ungkap Sismay Eliata Tulungallo yang ditemui di Makale, Senin (6/7/2020).

Lanjutnya, Akibatnya masyarakat Toraja hidup bagaikan AIR DI DAUN TALAS, tidak tau mau kemana dan dari mana .Sepertinya tidak ada lagi yg menjadi panutan masyarakat, ungkap Sismay Eliata Tulungallo yang akrab disapa Papa' Era.

" BELANNA TANG MA UYUNMO BISARA , TANG MA INDOK MO KADA " . Kondisi ini mulai terjadi 20 THN yang lalu, kenangnya.

Hal ini disebabkan Tokoh Adat atau Lembaga Adat tidak diberikan ruang di rumahnya sendiri untuk menjalankan peran , tugas dan tanggungjawab nya, sesal Pong Hera.

Pada masa kepemimpinan AYK Andilolo hingga Bupati Tarsis , peran Lembaga Adat masih berjalan baik ( keseimbangan masih hidup di tengah tengah masyarakat sehingga kondisi sosial kemasyarakatan masih cukup stabil ), pujinya.

Kurangnya peranan Lembaga Adat ini sangat terasa sekarang.  Hukum positif dan himbauan pemerintah seolah-olah di anggap angin lalu oleh masyarakat. Untuk mengembalikan  kondisi psiko- sosial masyarakat Toraja ke arah benar, maka  kami Masyarakat Adat meminta  pemerintah dan  organisasi keagamaan melibatkan Lembaga Adat dalam urusan meningkatkan moral berbudaya Toraja maupun dalam pembangunan,harapnya.

"Ingat Lembaga Adat  adalah mitra pemerintah" pungkas Sismay Eliata Tulungallo.(red)