Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Kutipan Kalimat dan ungkapan yang "KELIRU" sangat berpotensi memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat. Kekuatan Media sebagai pemberi informasi kepada masyarakat tentunya dalam bentuk berita dengan Informasi yang Terkonfirmasi. Hal itu diungkapkan Ketua IWO (Ikatan Wartawan Online) Toraja, Ferryanto Belopadang, Jumat (6/11/2020).

Seperti yang sebelumnya telah disampaikan Dandim 1414/Tator, Letkol Zaenal Arifin, M.Han melalui WhatsApp terkait berita yang dilansir salah satu media, terkait Lembaga yang dipimpinnya.

Menurutnya, Pak Nico (Bupati), intinya mau membantu, hanya dipelintir oleh Media. " Bayangkan 98 juta  (Rupiah) bantuan, ditulis 98 juta (Rupiah) perorang" kesal Letkol Zaenal Arifin.

" Angka 98 juta perorang ini, kalau tidak dikoreksi, nanti bisa dituntut pencemaran Institusi" tegas Dandim 1414/Tator.

Sambil merinci, Zaenal Arifin mengungkapkan ada bantuan dari Pemkab Tana Toraja untuk membantu biaya transportasi dari Toraja ke Mamuju. Jumlah Casis (Calon Siswa) sekitar 200-an orang, termasuk membiayai akomodasi dan konsumsi Casis, hingga pemberangkatan ke Pakkatto.

"Tapi kalau Wartawan atau Non simpatisan dan Buzzer yang menggoreng dengan kutipan 97juta/orang, bisa saya Somasi kalau perlu, karena Bapak itu ( Nicodemus Biringkanae) tidak bilang 97juta/orang, dan memang tidak seperti itu" kesal Zaenal Arifin.

"Yang betul dia (Nicodemus Biringkanae) Peduli membantu proses mengajak para Pemuda Tator menjadi Catam (Calon Tamtama) TNI-AD dengan cara membantu pelatihan fisik, transportasidari Tator ke Mamuju dan juga dari Tator ke Pakatto" beber Dandim Tator.

"Saat ini 68 Tamtama, julah ini sudah alokasi dari Komando Atas untuk Kodim Tator, 42 Tamtama dari Tator, 26 Tamtama dari Torut. Karena Kepedulian Pemda Tator terhadap warganya dan juga warga Torut, Saya Acungi Jempol" ungkap Letkol Zaenal Arifin.

Menanggapi persepsi dan pengutipan kalimat yang keliru, Ferryanto Belopadang, Ketua IWO Toraja angkat suara. Menurutnya, setelah diberitakan di salah satu media, Dandim menyampaikan klarifikasi, saya berusaha menghubungkan komunikasi dengan wartawan media tersebut yang bertugas di Toraja" ungkap Ketua IWO Toraja.

"Bahkan Dandim Tator menyampaikan bahwa lihat di video ( Youtube Channel) NIVI 2 Di Mengkendek pada menit ke-55 Nicodemus Biringkanae tidak menyebutkan 98 juta perorang, tetapi ditulis 98 juta perorang" ungkap Ketua IWO Toraja.

Tonton di Youtube:

https://youtu.be/MGVuuN40cMI

https://youtu.be/MGVuuN40cMI?t=3289

" Kami berusaha mengkomunikasikan pada pihak terkait, sehingga berita yang berpotensi menimbulkan salah persepsi dapat diklarifikasi dan dikoreksi, Pemberitaan yang keliru, sebaiknya diluruskan" tutup Ferryanto Belopadang.( Red)




About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top