Honor belum diberikan karena SK ditarik dan belum dikeluarkan. Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Evivana Rombe Datu menegaskan bahwa Surat yang dikeluarkan pejabat TIDAK bisa ditarik tanpa surat penarikan oleh pejabat yang mengeluarkan surat tersebut. Hal itu diamanahkan Undang-Undang, menurutnya.
Kondisi sampai hari ini, SK belum diterbitkan, masih terverifikasi.
Ditemui di kantornya, Sulaiman Malia selaku Sekretaris Tim Verifikasi menjelaskan kami (Tim Verifikasi) yang akan menanggung resikonya. Ada data yang berbeda tentang jumlah tenaga honorer.
Ibarat mengurai benang kusut, verifikasi data honorer tidak semudah yang dikira. Ini terkait peralihan kepemimpinan, kita harus meneliti data dan fakta. "Kita tidak mengenal mereka, bahkan keaktifan masing-masing" ujar Sulaiman Malia Asisten III, Sabtu (9/10/2021).
Dari pantauan di lapangan, terlihat mondar-mandir di kantor Bupati staf BKPSDM sibuk usai dipanggil Wakil Bupati (Wabup) Tana Toraja.
Ditemui, dr.Zadrak Tombeq Wakil Bupati, mengaku dirinya sudah bekerja maksimal.
"Saya sudah kerja maksimal, setiap hari saya panggil Sekda terkait TKD, kasian mereka"sebut Wakil Bupati sambil memperlihatkan mimik sedih.
Beredar info, sebelumnya anggaran TKD sebanyak 9,8 M di APBD, tapi ada juga yang menyangsikan dana itu masih ada.
"Kita tunggu saja, Bupati sudah tahu" tutup dr.Zadrak Tombeq.(inv)