Kegiatan sistim E-Reporting Poligon yang merupakan sistem digitasi peta poligon melalui foto open camera, juga memuat perhitungan dan pelaporan luas lahan pertanian. Aplikasi e-Reporting terintegrasi dengan Simluhtan, artinya kita melakukan pemetaan luas wilayah pertanian dengan data kelompok tani di Simluhtan. Data aplikasi berbasis spasial atau poligon ini akan termonitor secara online, diurai Nataniel Karru,S.E,M.H Sekertaris Dinas (Sekdis) Pertanian Kabupaten Tana Toraja saat ditemui usai membuka kegiatan.
"Sosialisasi Digitasi Poligon menggunakan Aplikasi e-Reporting, dilaksanakan oleh Dinas pertanian Kabupaten Tana Toraja" imbuh Nathan.
Masih Sekdis, Kegiataan pemetaan luas lahan pertanian tersebut diadakan di Aula Dinas pertanian. Adapun pemateri dalam pertemuan tersebut adalah dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan.
"Kegiatan ini dihadiri 19 Koordinator BPP dan 29 Penyuluh pertanian, Staf Bidang Tanaman Pangan dan Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kab. Tana Toraja" bebernya.
Pemberian materi disampaikan oleh Edy Yusnawar dan Sudirman sebagai staff Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulsel .
Diurai pemateri mengenai aplikasi yang di gunakan, yaitu:
E-Reporting yang di install melalui Play store pada handphone masing-masing penyuluh.
Setelah melakukan Login akan langsung di arahkan pada halaman laporan.
Ketika E-Reporting sudah integrasi dengan BAST Online terdapat menu Poktan dan Gapoktan, mereferensi kepada Aplikasi Simluhtan.
Tahapan di E-Reporting diantaranya : Memilih Kelompok Tani, Upload Foto, Digitasi Poligon kemudian simpan. Pada aplikasi ini tidak perlu memasukkan alamat lengkap lahan karena sudah terintegrasi dengan Simluhtan. Hanya perlu mempersiapkan foto open camera, mengetahui lokasi lahan dan melakukan digitasi titik poligon.
Pada tahapan menggunakan Aplikasi Open Kamera, dimana ukurannya tidak boleh lebih dari 2MB. Cara mengirim foto Open Camera melalui fitur dokumen di whatsapp hal ini dilakukan agar originalitas dan Koordinat foto tetap terjaga.
“Setelah mempelajari cara menggunakan Aplikasi e-Reporting, semoga penyuluh pertanian Kabupaten Tana Toraja bisa membuat peta poligon sesuai luas lahan pertanian di wilayahnya masing-masing. Kemudian tujuan Kami harapkan selain itu tujuan dari aplikasi ini adalah untuk mempermudah cara kerja dengan sistim data yang lebih akurat terlebih didalam mengalokasikan program bantuan pemerintah daerah, juga berharap nantinya ilmu menjalankan aplikasi ini bisa disampaikan kepada teman-teman penyuluh lainnya.” yang tidak sempat hadir lanjut Sekretaris Dinas Pertanian.
Sekdis pertanian dalam kesempataan tersebut meminta seluruh penyuluh se kabupaten Tana Toraja untuk mengkonkritkan data-data yang akan diambil secara nyata.
“Tidak ada data-data fiktif. Kita berbuat untuk kepentingan rakyat dan daerah ini, jangan ada hal hal yang dapat merugikan rakyat dan daerah ini,” pungkas Nataniel Karru,S.E, M.H (*/fb)


