JFK Ungkap Penggabungan Toraja Bersama Luwu Raya Punya Banyak Dampak Positif
![]() |
| Anggota DPRRI Fraksi Demokrat, Irjen Pol (Purn) Frederik Kalalembang (tengah) saat menerima aspirasi dari masyarakat di kediamannya di Kelurahan Lebang, Kota Palopo, Senin 2 Maret 2026 |
Kota Palopo, LEKATNEWS -- Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Irjen Pol (Purn) Drs. Frederik Kalalembang (JFK) saat menjalani reses di Dapil Sulsel 3, Senin 2 Maret 2026 menerima banyak aspirasi dari masyarakat. Salah satu yang hangat adalah aspirasi tentang keinginan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya bersama Toraja di dalamnya.
![]() |
| Irjen Pol (P) Srs. Frederik Kalalembang beserta tokoh masyarakat Luwu |
Menjawab hal itu, JFK di hadapan sejumlah tokoh masyarakat Luwu Raya dan Toraja yang hadir, menegaskan peran wakil rakyat bukan hanya menyerap aspirasi, tetapi juga membuka ruang dialog yang sehat agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh. Ia menyatakan terbuka untuk terus menerima saran, pandangan, dan masukan dari berbagai elemen masyarakat terkait wacana pemekaran Luwu Raya menjadi provinsi.
JFK berpendapat meskipun saat ini moratorium pembentukan DOB belum dicabut pemerintah, bukan berarti usulan untuk mekar menjadi daerah otonom juga padam. Justru ini harus terus disuarakan agar, bisa menjadi perhatian pusat nantinya ketika moratorium sudah dicabut. "Wacana pemekaran ini harus terus kita suarakan. Jangan kita diam saja. Harus terus diingatkan," terang JFK dalam diskusi ringan di kediamannya di Kelurahan Lebang, Kota Palopo saat menerima masyarakat yang datang bertamu.(*/red)

