Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Pertemuan Dudung Abdurachman dan Frederik Kalalembang Bahas Gagasan Luwu–Toraja sebagai Lanskap Bali

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:15 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-18T07:17:34Z

 Pertemuan Dudung Abdurachman dan Frederik Kalalembang Bahas Gagasan Luwu–Toraja sebagai Lanskap Bali



Jakarta, LEKATNEWS -- Pertemuan penuh keakraban antara Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Irjen Pol. (Purn.) Drs. Frederik Kalalembang, Anggota DPR RI, yang merupakan sahabat lama dan seangkatan, menjadi ajang bertukar pikiran mengenai pembangunan kawasan Indonesia Timur, khususnya penguatan sinergi Luwu dan Toraja.


Dalam pertemuan tersebut, Frederik menyampaikan pandangannya bahwa Luwu dan Toraja memiliki ikatan sejarah, budaya, bahasa, adat istiadat, serta hubungan kekeluargaan yang sangat erat sehingga perlu terus diperkuat melalui pembangunan yang saling mendukung.


“Kalau masih ada yang pro dan kontra terhadap penguatan sinergi Luwu dan Toraja, itu merupakan dinamika yang wajar. Namun yang harus kita utamakan adalah kepentingan masyarakat. Luwu dan Toraja saling membutuhkan karena keduanya memiliki potensi yang sangat besar dan saling melengkapi.”


Sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III yang meliputi wilayah Luwu Raya, Frederik berharap semangat persaudaraan antara masyarakat Luwu dan Toraja terus terjaga dan semakin kuat.




Menurutnya, apabila seluruh potensi kedua kawasan dikembangkan secara terintegrasi, Luwu–Toraja memiliki peluang besar menjadi kawasan pariwisata unggulan Indonesia.


“Saya melihat Luwu dan Toraja memiliki semua unsur untuk berkembang menjadi sebuah lanskap pariwisata seperti Bali. Toraja memiliki kekayaan budaya, adat, dan panorama pegunungan yang telah dikenal hingga mancanegara. Sementara Luwu memiliki pesona pesisir, pantai, pelabuhan, pertanian, perkebunan, perikanan, serta sumber daya alam yang melimpah. Perpaduan gunung dan laut dalam satu kawasan akan menjadi daya tarik wisata yang luar biasa.”


Frederik juga mengimbau Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara agar semakin fokus membenahi sektor pariwisata sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).


“Saya mengimbau kepada Bupati Tana Toraja dan Bupati Toraja Utara agar semakin fokus mengembangkan seluruh objek wisata yang dimiliki. Toraja memiliki potensi yang luar biasa. Jika dikelola dengan baik, PAD akan meningkat, ekonomi masyarakat akan tumbuh, dan semakin banyak pihak yang melihat besarnya manfaat apabila kawasan Luwu dan Toraja dikembangkan secara sinergis.”


Ia menambahkan bahwa pengembangan kawasan tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai, akses transportasi, kebersihan, keamanan, pelayanan wisata, serta promosi yang berkelanjutan.


Di akhir pernyataannya, Frederik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan semangat persaudaraan dan kolaborasi dalam membangun kawasan Luwu dan Toraja.


“Mari kita melihat masa depan dengan optimistis. Yang kita bangun bukan hanya daerah, tetapi juga kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi mendatang. Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, saya yakin Luwu dan Toraja akan semakin maju serta menjadi salah satu kawasan pariwisata unggulan Indonesia. Demikian,” kata Frederik.