Sebanyak 530an ASN Di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tana Toraja Ikuti Profiling di Makassar
Makassar, LEKATNEWS -- Profiling ASN (atau ProASN) adalah proses pemetaan potensi, kompetensi, kinerja, literasi digital, dan preferensi karier Aparatur Sipil Negara secara digital dan terstandar.
Program ini diselenggarakan secara nasional oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai bagian dari transformasi birokrasi.
Komponen yang Dinilai
Dalam proses profiling, ASN mengikuti ujian atau asesmen berbasis komputer yang mencakup:
• Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural (Mansoskul): Mengukur kemampuan memimpin, bekerja sama, serta beradaptasi dengan keragaman sosial.
• Tes Potensi (Psikometri): Mengukur kemampuan kognitif dan karakteristik psikologis.
• Literasi Digital: Mengukur pemahaman dan penguasaan teknologi informasi.
• Preferensi Karier: Mengetahui arah minat, pengembangan diri, serta aspirasi jabatan pegawai.
Tujuan dan Manfaat
• Penerapan Sistem Merit: Memastikan kebijakan mutasi, promosi, dan penempatan jabatan didasarkan pada objektivitas, kualifikasi, dan kompetensi (bukan sekadar senioritas).
• Manajemen Talenta Nasional: Membantu instansi pemerintah memetakan talent pool atau daftar pegawai potensial untuk menduduki posisi strategis.
• Pengembangan Kompetensi yang Tepat Sasaran: Hasil pemetaan menjadi dasar penyusunan rencana pengembangan diri (Individual Development Plan), pelatihan, atau diklat sesuai dengan kekurangan (gap) kompetensi pegawai.
• Integrasi Data: Data hasil profiling terhubung langsung dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) sehingga dapat digunakan lintas instansi.
Hasil testnya dapat dilihat mandiri di website BKN, MyASN.
Untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja dilaksanakan di Makassar,setidaknya diikuti 530an ASN. Seperti diungkapkan salah seorang peserta, Selasa (13/10/2026). (*/red)
