Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Makale, LEKATNEWS -- Pembangunan Bandara Buntu Kunik (BBK) terus dipacu penyelesaiannya, bahkan tahun 2019 dikucurkan 250 M untuk penyelesaiannya. Bahkan masuk ke Roundown Kemilau Toraja untuk diresmikan, nakun tidak terlaksana. Tahun 2020 menurut informasi yang diterima, tender proyek untuk pemagaran lokasi BBK sebesar 13M telah dilaksanakan.

Progres pembangunan BBK, sayangnya!!, tidak sejalan dengan upaya pelunasan ganti rugi tanah. Para pihak yang sudah beberapa kali bertemu belum juga menemui solusi terbaik. Disatu pihak, Ahli Waris berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI nomor:207 K/ Pdt / 2013, tanggal 27 November 2014 melalui kuasa hukumnya beberapa kali menyurati Bupati untuk penyelesaian, namun sampai hari ini belum tuntas.

Kesalahan bayar, menjadi kata kunci di Putusan Mahkamah Agung RI, namun sampai hari ini pula Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja melalui Bupati " TIDAK " mengupayakan Penarikan kembali dana yang "Salah Bayar", ada apa?

Sampai kapan masalah ini terus berlanjut, siapa lagi yang dapat membantu Ahli Waris mensapatkan haknya, walau hanya untuk nilai Ganti Rugi.

Siapa lagi yang harus ditahan dari konsekwensi proyek BBK ini?

Surat Ahli Waris yang ditujukan ke Satker Bandara BBK, sebagai ungkapan kekecewaan dan berharap semua pihak "ter-KETUK HATI NURANI-nya" menyelesaikan masalah ini, untuk kebaikan bersama, harap Palagian Ranteallo atas nama Ahli Waris Pitu Lombok, Pitu Tanete yang tanahnya telah diambil Lokasi Pembangunan Bandara Buntu Kunik di Kecamatan Mengkendek, saat ditemui di Rujab Bupati Tana Toraja, Selasa (4/2/2020).(*)

About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top