Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Maraknya pemberitaan Rencana Peresmian Bandara Baru di Tana Toraja, dengan nama Proyek Pembangunan Bandara Buntu Kunik (BBK) membuat "Panas Telinga" para Ahli Waris sebagian dari Tanah yang ditempati lokasi pembangunan BBK.

Menurut Ir.Palagian Ranteallo, salah seorang dari 12 Penggugat Tanah BBK pada lokasi Pitu Buntu Pitu Lombok, dirinya meminta Pemerintah untuk terlebih dahulu menyelesaikan semua sangkutan terhadap kami. "Kami belum ada pelepasan hak, karena masih ada tunggakan oleh Pemkab Tana Toraja" kesalnya.

Berita terkait:
https://www.lekatnews.com/2020/02/menhub-ri-kunjungi-proyek-bbk-budi.html

https://www.lekatnews.com/2020/03/surati-bupati-tentang-usul-nama-bandara.html

https://www.lekatnews.com/2020/02/belum-tuntas-pelunasan-ganti-rugi-lahan.html

https://www.lekatnews.com/2019/12/irjen-kemenhub-tinjau-pembangunan-bbk.html

Ditemui, Direktur LSM LEKAT, Ferryanto Belopadang mengungkapkan semua pihak harus menahan diri, untuk apa buru-buru diresmikan kalau masih menyisakan banyak persoalan didalamnya, bahkan akan berpengaruh juga pada konstruksi yang beresiko nyawa pengguna transportasi udara di bandara itu nantinya.

"Berangkat dari semangat memajukan Kepariwisataan di Tana Toraja dan sekitarnya, bahkan untuk menyediaksn sarana transportasi udara bagi masyrakat Kavupaten Tana Toraja dan sekitarnya, kami sampai ke Jakarta untuk mendesak Menhub melanjutkan Pembangunan BBK kala itu" bebernya.

Alhasil, lanjut Direktur LSM LEKAT, oleh Pemerintah Pusat dinyatakan kelanjutan pembangunan BBK, juga karena banyaknya lomponen masyarakat Toraja yang berjuang untuk itu. Bahkan yang paling nampak ada perjuangan sosok Victor Datuan Batara,SH Wabup Tana Toraja.

Masih Ferryanto, dirinya bersama rekan-rekan LSM, Tokoh Masyarakat bahkan Pers saat di Gedung Kementerian Perhubungan dengan semangat adanya Pembangunan Bandara Internasional, bukan cuma sekelas Bandara Perintis Baru.

"Promosinya, Bandara Internasional, kogk cuma Bandara Perintis Baru dengan hanya 1600m runway, sudah dipaksakan untuk diresmikan, Ada Apa? tanya Ferryanto.

Semangat teman-taman yang dinamai "Laskar BBK" penuh resiko, kami tak mau Pembangunan BBK cuma asal-asalan, bahkan terkesan dipaksakan memenuhi agenda Kementrian Perhubungan.

Persoalan konstruksi sesi darat dan udara jangan diabaikan, ini beresiko nyawa, kesalnya.

"Belum lagi persoalan tanah, kasus dugaan korupsi, termasuk penamaan Bandara nantinya"sambungnya.

" Marilah berpikir konstruktif, selesaikan masalahnya satu persatu, ada apa diburu-buru, Mohon Pak Presiden menelusuri permasalahan yang ada" pinta Ferryanto.

Persoalan yang masih menyelimuti BBK, urai Direktur LSM LEKAT, sebagai berikut:

1. Untuk kelancaran dan menjadikan masyarakat di wilayah sekitar BBK, dan masyarakat pemilik lahan, perlu diselesaikan permasalahan yang ada.

2. Proses Hukum Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan oleh Tim P2T sehingga saat ini status mereka masih "Tersangka", sangat Tidak Manusiawi, Kalau memang Pihak yang menangani tidak mampu menyelesaikan, Lakukan langkah yang sesuai, bahkan kalau perlu Dideponering, sehingga Ada kelegaan Tersangka dan Keluarga sebelum Bandara diresmikan.

3. Sebekum diresmikan pula, Pemeberian Nama Bagi Bandara Baru sudah harus di selesaikan sebelum diusulkan masuk Agenda Peresmian oleh Presiden,tenrunya. Pemberian Nama Bandara memenuhi Kaidah Pahlawan Nasional dan atau Nama Tempat Bandara itu berada.

Memang sebelumnya, Ka Bandara telah ditemui oleh perwakilan Ahli Waris, dan Jafriady berjanji membawa permasalahan itu ke Jakarta, namun karena masa pandemi Covid-19 yang bahkan menyerang Menhub, sepulang dari Jakarta, belum ada info lanjut kepada pihak pemilik Lahan.

Bahkan janji Ka Bandara Pongtiku, Satker BBK untuk tidak memagari Tanah yang belum lunas pembebasannya, masih terngiang di telinga Ahli Waris.

Semoga semua pihak dapat melaksanakan tupoksi masing-masing, jangan karena kepentingan Agenda harus mengabaikan Hak-hak Rakyatnya.(Er)

About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top