Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Ayo Pakai Masker

Ayo Pakai Masker
TNI - Polri

Style4

Style5

Tana Toraja, LEKATNEWS.COM -- Tidak lama lagi masyarakat Toraja, dimanapun berada akan dapat menikmati transportasi udara dari dan Ke Tana Toraja melalui Bandar Udara Toraja di Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja.
Berita terkait:
https://www.lekatnews.com/2020/05/bicara-bandara-baru-di-tana-toraja.html

Pembangunan Bandara Baru di Tana Toraja, dimulai sejak 2011, setelah pada Desember 2010 Pemerintah Tana Toraja melayangkan surat tentang Kesiapan Lahan untuk Pembangunan Bandara Baru yang lebih representatif dari Bandara yang ada saat itu. Bupati Theo kala itu dan Gubernur Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai tokoh besarnya.

Pada awal pembangunannya, pada nomenklatur Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI tertera Pembangunan Bandara Perintis Baru Mengkendek Tana Toraja.

Tahun berikutnya, dimulailah Landclearing Bandara Buntu Kunik (BBK), Tana Toraja.

Pekerjaan Landclearing memang sangat tinggi dananya, karena begitu besar pekerjaan yang dilakukan.

Walaupun pembangunannya sempat terhenti beberapa tahun, bahkan komponen sosial, politik masyarakat Toraja sempat mendesak Pemerintah Pusat untyk kelanjutan Pembangunan BBK.

Disitu ada sosok Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara,SH yang paling getol memperjuangkan kelanjutan Pembanfunan BBK.

Puji Tuhan, Tahun 2018 kembali Pemerintah Pusat menggelontorkan dana untuk Pembangunan BBK.

Kunjungan Menhub Budi Karya Sumadi, bersama Gubernur Prof Nurdin Abdullah diakhir  Februari 2020 di Bandara Buntu Kunik (BBK) sebagai momentum besar bagi penyelesaian Pembangunan BBK.

Bahkan direncanakan pada Bulan Mei 2020, Presiden RI Joko Widodo akan meresmikan Pengoperasian BBK.

Namun karena masa pandemi Covid 19, setelah kunjungan Menhub, belumlah dapat dilaksanakan pada Mei 2020.

Memasuki babakan persiapan peresmian, beberapa agenda diluar pekerjaan konstruksi dilakukan Ka Bandara Pungtiku selaku Satker BBK, diantaranya menghadiri rapat Bapemperda DPRD Tana Toraja tentang penyampaian usulan nama Bandara Baru. Bahkan sebelumnya, telah menyurati Bupati Tana Toraja untuk pengusulan nama bandara baru nantinya.

Bahkan telah pula menerima perwakilan ahli waris tanah di lokasi pembangunan BBK dan berusaha menyelesaikan persoalan yang masih ada.

Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, SH dalam rapat dengan Bapemperda sudah menjawab permasalahan yang masih ada dengan menyelesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Pada Kamis, 21 Mei 2020, bertempat di Ruang Pertemuan Sahid Toraja Hotel, dilaksanakan Pertemuan Pemerintah Daerah bersama Perwakilan Tokoh Adat 19 Kecamatan.

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Tana Toraja, Dandim 1414/Tator, Kajari Tana Toraja, Ketua PN Makale, Evivana Rombe Datu, M.Pd, YL Paembongan, S.Th Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Ketua Bapemperda Dr.Kristian HP Lambe, dan Nikodemus P Mangera,SE Kerua Komisi III.

Dalam pertemuan disepakati usulan nama Bandara Toraja (Toraja Airport).

Rencananya, Jumat (22/5/2020) akan diserahkan Pemkab Tana Toraja ke DPRD untuk mendapatkan persetujuan melalui Rapat Paripurna.

"Setelah itu diusulkan ke Gubernur dan Kemenhub melalui Ka Bandara"jelas Wabup Victor.

Usulan nama Bandara Toraja, diapresiasi banyak pihak, menurut Jimmy Andilolo, pemberian nama Bandara Toraja mewakili semua pihak.

Yohanis Tato' Kamba, menyatajan sudah sangat cocok karena Tana Toraja dan Toraja utara terwakili dengan nama Toraja, bahkan Ir. Chaerul Tallu Rahim, Politisi Partai Golkar Sul-Sel sangat merespon nama Bandara Toraja.

Terlebih lagi, Wakil Ketua DPRD Tana Toraja, Yohanis Lintin Paembongan, S.Th menyataoan nama Bandar Udara (Bandara) Toraja juga sebagai representasi Promosi Pariwisata.(fb)










About Lekat News

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top