Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

[Opini] Digenjot, Sehingga Masyarakat Tahu Kinerja Pemerintah

Minggu, 27 Maret 2022 | 20:46 WIB | 0 Views Last Updated 2022-03-28T15:04:21Z

 


Oleh : Ferryanto Belopadang

Direktur LSM LEKAT 

(LEmbaga KAjian Toraja)



Banyak tanggapan miring terhadap kinerja sebuah pemerintahan sebagai suatu pertanda adanya kebuntuan komunikasi dan informasi.


Dalam sebuah pemerintahan yang baik, akan selalu mengedepankan keterbukaan dari pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan.


Khusus di Kabupaten Tana Toraja, akhir-akhir ini kencangnya sorotan mulai dari urusan Honorer yang disebut Tenaga Kontrak Daerah (TKD) yang belum mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai dasar melaksanakan tugas dan untuk dapatkan haknya.


Hal lain yang masih dianggap lamban, memasuki akhir Triwulan I dan memasuki triwulan II belum ada kegiatan fisik dimulai. 


Lalu kemudian jangan salahkan masyarakat konstruksi jika mempertanyakan hal tersebut.


Belum adanya Pejebat Pembuat Komitmen (PPK), tentunya urusan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) tinggallah dokumen tanpa aksi.


Jangankan pelaksanaan pembangunan urusan perencanaan saja belum dilelang.


Akan berimpikasi keterlambatan progres pekerjaan pada akhir kontrak.


Masih banyak masalah yang mengeluti Pemerintah Daerah (Pemda) Tana Toraja saat ini.


Kembali, ke masalah keterbukaan informasi dan komunikasi, sudah sewajarnya Dinas yang membidangi memberikan informasi ke publik. Apa yang sebenarnya terjadi?


Kalau tidak mau atau tidak mampu, kan ada sekian banyak media di Kabupaten ini. Alasan klasik ketidak tersediaan anggaran, lalu anggaran publikasi dikemanakan?

Apa iya tidak ada anggaran?


Kalau Dinas Komunikasi dan Informasi tidak mampu memberikan data yang dibutuhkan masyarakat, kasian pemimpinnya?


Segala kesalahan akan ditumpahkan kepadanya.


Bupati punya segalanya, semua perangkat sudah tersedia, mulai dari Staf Ahli yang setara Eselon dua, Staf Khusus yang mentereng, sampai pada Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD).


Pertanyaan kemudian adalah dimana peran mereka? Jikalau semua berjalan sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI), tidak ada alasan orang mengatakan tidak berkinerja?


Dengan didukung mitra DPRD akan semakin memuluskan tugas Bupati.


"Bupati bisa enak tidurnya" ungkapan itu, menggambarkan kondisi yang stabil, aman, tentram seperti yang telah didampakan.